Penembakan sinagoge di Jerman: Dua orang tewas dalam serangan yang sempat disiarkan di internet


Hak atas foto
Getty Images

Image caption

Saksi mata mengatakan si pria bersenjata berusaha menyasar orang-orang yang merayakan Yom Kippur dengan bahan peledak dan senjata api.

Seorang pria bersenjata membunuh dua orang di Jerman timur setelah berusaha masuk ke sebuah sinagoge tempat puluhan orang sedang merayakan hari besar Yahudi.

Tersangka menyiarkan serangan tersebut secara langsung di sebuah platform video gim sebelum ditangkap.

Video tersebut, yang sekarang sudah dihapus, menunjukkan si tersangka melontarkan komentar anti-Semit di depan kamera sebelum berangkat ke sebuah sinagoge di kota Halle dan menembaki pintunya.

Setelah usahanya untuk masuk gagal, ia menembak dua orang di jalanan terdekat hingga tewas.

Tersangka adalah warga Jerman berusia 27 tahun yang bertindak sendirian, menurut media setempat.

“Menurut jaksa federal ada indikasi yang cukup untuk kemungkinan motif ideologi ekstrem kanan,” kata Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer.

Video dari lokasi kejadian tampaknya menunjukkan tersangka mengenakan pakaian militer dan menggunakan beberapa senjata dalam serangan.

Kanselir Jerman Angela Merkel menghadiri acara menyalakan lilin untuk mengenang para korban di sinagoge terbesar di Berlin.

Bagaimana serangan terjadi

Serangan terjadi di kota Halle sekitar pukul 12:00 waktu setempat (17:00 WIB) pada hari Rabu.

Max Privorotzki, pemimpin komunitas Yahudi setempat, mengatakan upaya serangan terhadap sinagoge tertangkap kamera pengawas.

Hak atas foto
Reuters

Image caption

Kamera pengawas merekam saat tersangka yang mengenakan helm menembak ke arah jalanan setempat.

“Kami melihat melalui sistem kamera pengawas di sinagog kami bahwa pelaku bersenjata berat dengan helm baja dan pistol berusaha menembak pintu kami sampai terbuka,” katanya kepada surat kabar Stuttgarter Zeitung.

“Pria itu terlihat seperti anggota pasukan khusus… Tapi pintu kami bertahan.”

Privorotzki mengatakan sekitar 70 atau 80 orang sedang berada di dalam sinagoge saat itu.

Setelah tampak frustrasi karena gagal untuk masuk, tersangka kemudian diduga menembak ke jalanan dan membunuh seorang wanita di dekat sinagoge, sebelum membunuh seorang pria di sebuah toko kebab setempat.

Seorang saksi mata di toko mengatakan kepada saluran berita Jerman N-tv bahwa pria bersenjata itu mengenakan pakaian kamuflase saat ia melepaskan tembakan di tempat tersebut.

“Pria itu datang ke toko kebab, ia melemparkan sesuatu yang seperti granat, benda itu tidak meledak, dan ia melepaskan tembakan dengan senapan serbu. Saya bersembunyi di toilet,” kata sang saksi mata.

Dua orang yang mengalami luka tembak telah menjalani operasi di rumah sakit universitas di kota itu, kata seorang juru bicara kepada kantor berita AFP.

Hak atas foto
EPA

Image caption

Puluhan umat Yahudi yang terperangkap di dalam sinagog dievakuasi dengan bus.

Apa yang telah diketahui tentang tersangka?

Polisi mengatakan pelaku ditangkap setelah melarikan diri dari tempat kejadian. Mereka belum secara resmi menyebutkan namanya tapi media lokal mengatakan pelaku adalah warga Jerman berusia 27 tahun.

Laporan awal menyebut orang lain mungkin telah terlibat, tapi penjagaan ketat polisi di lokasi kejadian telah ditarik.

Platform video gim Twitch mengonfirmasi bahwa tersangka menyiarkan serangannya di situs web streaming mereka.

“Kami segera bekerja untuk menghapus konten ini dan akan secara permanen menangguhkan setiap akun yang didapati memposting atau mengunggah ulang konten tindakan mengerikan ini,” kata seorang juru bicara kepada Reuters.

Video yang diunggah tersangka menunjukkan dirinya melontarkan pernyataan misoginis dan anti-Semit di depan kamera — termasuk menyangkal peristiwa Holokos.

Serangan ini terjadi ketika orang Yahudi merayakan Yom Kippur, hari paling suci dalam agama Yudaisme.

Hak atas foto
AFP

Image caption

Kanselir Jerman Angela Merkel bergabung dengan komunitas Yahudi dalam acara mengenang korban di Berlin.

“Bahwa pada Hari Penebusan, sebuah sinagoge ditembak melukai hati kita semua,” kata Menteri Luar Negeri Heiko Maas dalam sebuah twit. “Kita semua harus bertindak melawan anti-Semitisme di negara kita.”

Penjagaan keamanan ditingkatkan di sinagoge-sinagoge lainnya di Jerman menyusul berita penyerangan dan acara menyalakan lilin untuk mengenang korban diadakan pada Rabu malam.

Seorang juru bicara mengatakan Angela Merkel mengecam penembakan itu dan menawarkan solidaritasnya “untuk semua orang Yahudi pada hari suci Yom Kippur”.

Satu menit hening sebelumnya diadakan di Parlemen Eropa di Brussels untuk menghormati para korban.

Presiden Uni Eropa, Jean Claude Juncker, juga mengutuk serangan tersebut.

“Saya terkejut dengan serangan brutal di Halle — pada hari ini, Yom Kippur, hari tersuci dalam setahun bagi penganut Yudaisme,” tulisnya di Twitter. “Pikiran dan doa saya bersama keluarga dan teman-teman para korban.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut penembakan ini sebagai “serangan teror” dan memperingatkan bahwa anti-Semitisme sedang meningkat di Eropa.

“Saya mendesak pihak berwenang di Jerman untuk terus menindak tegas fenomena anti-Semitisme,” tulis Netanyahu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *